KOTA METRO – Persoalan banjir yang kerap melanda kawasan Way Perak, Metro Selatan, kembali menjadi sorotan dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Metro, Senin (13/7/2026). Anggota DPRD Kota Metro dari Fraksi PDI Perjuangan, A. Cahyadi Lamnunyai, menyampaikan interupsi dan meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menjadikan penanganan banjir sebagai program prioritas.
Menurut Cahyadi, banjir yang terus berulang tidak bisa lagi dipandang sebagai persoalan rutin. Ia menilai masalah tersebut berkaitan langsung dengan keselamatan warga sehingga membutuhkan langkah nyata dari pemerintah.
Dalam interupsinya, legislator dari Daerah Pemilihan Metro Selatan dan Metro Barat itu juga meminta Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso mengevaluasi kinerja organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), yang selama ini bertanggung jawab menangani persoalan banjir.
Interupsi itu disampaikan usai Wali Kota Metro menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
"Karena terus terang kalau kita bicara banjir, ini bicara tentang nyawa atau kemanusiaan," kata Cahyadi di hadapan peserta sidang.
Ia juga menyinggung sinergi antara eksekutif dan legislatif pada periode pemerintahan sebelumnya yang dinilai mampu memperkuat upaya penanganan banjir. Menurutnya, kolaborasi tersebut perlu kembali dibangun agar persoalan banjir di Kota Metro dapat diselesaikan secara lebih efektif dan berkelanjutan.
"Saya minta dievaluasi terkait OPD yang menanganinya yakni Dinas PUTR," tegasnya.(*)